July
2009
BADAN LITBANG SDM PERSIAPKAN PENYELESAIAN 2 PUSAT PELATIHAN TIK TERBESAR DI INDONESIA
Dalam rangka persiapan penyelesaian dua pusat pelatihan TIK terbesar di Indonesia, National Information and Communication Technology – Human Resource Development (NICT-HRD), dan Korea-Indonesia ICT Training Center, Badan Litbang SDM menggelar acara Review Business Plan, di Ruang Ukir, Depkominfo, Jumat (17/07) lalu.

Acara ini diselenggarakan dengan menghadirkan narasumber, pakar dan praktisi, untuk mengkritisi serta memberikan masukan pada business plan kedua pusat pelatihan. Hadir sebagai narasumber adalah Kepala Badan Litbang SDM, Aizirman Djusan, Kepala Puslitbang Literasi, Sunarno, Kepala Puslitbang Profesi, Udi Rusadi, serta Kepala Bagian Keuangan dan Kepala Bagian Umum Badan Litbang SDM. Beberapa Pakar seperti Abdullah Alkaff, Riri Fitri Sari, dan Amsal Bakhtiar juga dihadirkan dalam forum ini.

Menyambut presentasi ini, Kepala Badan Litbang SDM, yang juga selaku pimpinan rapat, menyampaikan harapannya. ”Business Plan ini penting untuk menunjang perjalanan dari kedua pusat pelatihan ini, oleh karena itu perlu dilakukan dengan baik dan serius agar bisa mencapai hasil yang maksimal,” ungkap Aizirman kepada forum. Business Plan ini juga menjadi tolok ukur kesiapan bagi kedua institusi tersebut untuk bersaing dengan pusat pelatihan ICT lainnya.
Dalam presentasinya, pihak Korea-Indonesia ICT Training, mengakui bahwa sebagai institusi baru perjalanannya memang akan berat, namun peluang terbuka lebar, hanya perlu penanganan yang profesional. Senada dengan hal tersebut, perwakilan NICT-HRD pun menyampaikan bahwa peluang mengembangkan NICT-HRD sangat luas, apalagi bidang ilmu yang diusung merupakan ilmu yang populer dibutuhkan untuk mengembangkan negeri ini.
Keberadaan kedua institusi tersebut juga tidak terlepas dari peran mereka bagi para stakeholdernya. Bagi Korea-Indonesia ICT Training Center yang merupakan proyek hibah dari Korea Selatan, sasaran utamanya adalah pihak industri, terutama di daerah industri Cikarang, serta pemerintah dan institusi pendidikan. Sedangkan, NICT-HRD diharapkan dapat lebih merangkul pegawai pemerintah, serta masyarakat pada umumnya.
Penyerahan Kunci Korea-Indonesia ICT Training Center
Sebelumnya, dalam kegiatan yang berbeda, Sekretaris Jenderal Depkominfo, Ashwin Sasongko, bersama Kepala Badan Litbang SDM, Aizirman Djusan, mengunjungi Korea-Indonesia ICT Training Center, di Kota Jababeka, Bekasi, Selasa (07/07) lalu. Dalam kunjungan ini, hadir pula Kepala Biro Perencanaan Depkominfo, Syarief Widjaja, serta Staf Ahli Menteri Kominfo, Son Kuswadi, serta pejabat dan staf lainnya.
Kunjungan ini dilakukan setelah acara penandatangan MOU antara Depkominfo dengan Pemkab Bekasi terkait dengan penggunaan lahan bagi Korea-Indonesia ICT Training Center. Penandatangan yang bertempat di Country Club Jababeka itu dilakukan oleh Kepala Badan Litbang SDM, mewakili Menteri Kominfo, dengan Bupati Bekasi, Sa’aduddin.
Dalam kunjungan ke pusat pelatihan Korea-Indonesia ICT Training Center tersebut, Sekjen Depkominfo dan Kepala Badan Litbang SDM beserta rombongan dipandu untuk meninjau pembangunan dan fasilitasnya. Kunjungan dimulai dari gedung utama, menuju gedung asrama, dan diakhiri dengan meninjau ruang makan dan ruang olahraga.
Acara kunjungan tersebut diakhiri dengan dilakukannya penyerahan kunci gedung dan dokumen-dokumen pendukung secara simbolis oleh perwakilan KOICA Indonesia kepada Sekretaris Badan Litbang SDM, Sarwoto. Penyerahan kunci ini pun menjadi penanda bahwa pembangunan pusat pelatihan Korea – Indonesia ICT Training Center ini telah memasuki tahap penyelesaiannya. (DA)












